Jakarta|EGINDO.co Presiden Prabowo Subianto kembali turun langsung untuk memantau penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Pada Minggu (8/12/2025), kepala negara menghabiskan seharian penuh di Provinsi Aceh, daerah yang mengalami dampak terparah akibat banjir dan longsor.
Dalam tinjauannya ke berbagai titik bencana, Prabowo menyaksikan kerusakan parah yang menimpa permukiman serta berdialog dengan para korban. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil langkah cepat dan menyeluruh untuk mempercepat proses pemulihan.
Untuk membantu keluarga yang rumahnya rusak berat, Prabowo memastikan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan sebesar Rp60 juta per unit rumah guna mendukung perbaikan hunian.
Selain itu, Presiden juga memberi perhatian khusus kepada para petani yang terdampak banjir. Guna meringankan beban ekonomi mereka, Prabowo menyampaikan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dimiliki petani korban banjir akan dihapuskan, sehingga mereka dapat memulai kembali usahanya tanpa dibebani cicilan.
Prabowo menegaskan bahwa negara harus hadir secara nyata saat rakyat menghadapi musibah. Pemerintah pusat juga berkomitmen untuk memantau ketat penyaluran bantuan dan memastikan seluruh langkah pemulihan berjalan tepat sasaran.
Kunjungan tersebut menjadi salah satu rangkaian upaya pemerintah dalam mempercepat penanganan bencana di wilayah Sumatera dan menunjukkan komitmen Presiden untuk hadir langsung di tengah situasi krisis. (Sn)