Korban Jiwa Bencana di Sumatera 883 Orang, 121.500 Rumah Rusak di 51 Kabupaten/Kota

Pencarian korban banjir bandang dan longsor di Tapanuli Tengah
Pencarian korban banjir bandang dan longsor di Tapanuli Tengah

Medan | EGINDO.com – Korban jiwa akibat bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera sebanyak 883 orang dan sebanyak 121.500 rumah rusak di 51 kabupaten/kota. Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) itu terus bertambah.

Informasi yang dihimpun pada Sabtu (6/12/25) kemarin menurut data dari dashboard penanganan darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total 883 orang meninggal dunia dimana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal terbanyak, yakni 171 jiwa, disusul Aceh Utara 124 jiwa, dan Tapanuli Tengah 89 jiwa.

Disamping itu, sekitar 4.200 warga dilaporkan mengalami luka-luka, sementara 520 orang masih dinyatakan hilang dan tengah dalam proses pencarian tim SAR gabungan. Jumlah pengungsi juga meningkat signifikan. Tiga wilayah dengan pengungsi terbanyak adalah Aceh Tamiang sebanyak 281.300 orang, Aceh Timur 163.400 orang, dan Aceh Utara 115.000 orang.

Sementara itu kerusakan infrastruktur yakni kerusakan bangunan BNPB melaporkan sekitar 121.500 rumah rusak di 51 kabupaten/kota terdampak. Kerusakan fasilitas publik dan infrastruktur lainnya yakni 1.100 fasilitas umum, 270 fasilitas kesehatan, 509 fasilitas pendidikan, 338 rumah ibadah, 221 gedung/kantor dan 405 jembatan. Ditegaskan BNPB bahwa pihaknya masih terus memperbarui data seiring proses pencarian dan evakuasi yang berlangsung di sejumlah wilayah.@

Bnpb/timEGINDO.com

Scroll to Top