IHSG Menguat di Awal Perdagangan, Didorong Kebijakan BI dan Sentimen Positif Global

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di zona hijau pada sesi pertama perdagangan Kamis (20/11/2025). IHSG dibuka menguat ke posisi 8.449,54, naik dari penutupan sebelumnya di 8.406,57. Kestabilan pasar domestik turut ditopang keputusan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan, sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar. Sepanjang hari, indeks diproyeksikan bergerak dalam kisaran support 8.300–8.350 dan resistance 8.450–8.470.

Pada perdagangan sehari sebelumnya, aliran modal asing menunjukkan optimisme investor global terhadap pasar Indonesia. Tercatat net buy asing mencapai Rp813 miliar, dengan saham-saham perbankan besar seperti BMRI, BBRI, TLKM, BBCA, dan BBNI menjadi sasaran utama akumulasi investor luar negeri.

Sentimen eksternal juga memberi dorongan positif. Bursa Asia dibuka menguat, terutama pada saham-saham teknologi dan produsen chip. Kinerja Nvidia yang mencatatkan laba melampaui perkiraan serta proyeksi penjualan kuartal IV 2025 yang lebih cerah meningkatkan kepercayaan pasar terhadap keberlanjutan ekspansi bisnis kecerdasan buatan (AI).

Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati dinamika kebijakan moneter global. Perbedaan pandangan di internal Federal Reserve mengenai potensi penurunan suku bunga dinilai dapat memicu kembali tekanan inflasi, sehingga menjadi faktor kewaspadaan bagi investor.

Dengan kombinasi sentimen domestik dan global tersebut, IHSG berpeluang mempertahankan momentum positifnya, meski volatilitas tetap perlu diantisipasi. (Sn)

Scroll to Top