Jakarta|EGINDO.co Pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur transportasi nasional menghadapi peningkatan pergerakan masyarakat pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Rabu (19/11/2025), menyatakan bahwa seluruh jalur transportasi baik yang menghubungkan wilayah darat, laut, maupun udara telah melalui proses penataan dan optimalisasi.
AHY menjelaskan bahwa sejumlah pelabuhan strategis, termasuk layanan kapal roro, telah diperkuat dari sisi armada maupun kelancaran operasional. Pemerintah ingin memastikan kapasitas pelayanan mampu menampung lonjakan pemudik serta menjaga arus perjalanan tetap tertib selama periode liburan.
Ia menegaskan bahwa koordinasi antarsektor terus digiatkan untuk meminimalkan potensi hambatan di lapangan. Menurutnya, kelancaran mobilitas masyarakat bukan hanya menyangkut aspek kenyamanan, tetapi juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi UMKM dan pelaku wisata yang biasanya mengalami peningkatan aktivitas pada momen akhir tahun.
Pada saat bersamaan, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyiapkan langkah pengawasan khusus untuk sektor penerbangan. Pemerintah akan mengoperasikan Posko Pengendalian Nataru mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, yang akan berfungsi memantau dinamika penerbangan di 257 bandara.
Kemenhub memperkirakan adanya pertumbuhan signifikan jumlah penumpang, baik untuk rute domestik maupun internasional, sehingga keberadaan posko menjadi elemen penting dalam memastikan keselamatan, kualitas layanan, dan kelancaran operasional penerbangan selama puncak perjalanan akhir tahun. (Sn)