Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan III 2025 Turun, Struktur Keuangan Tetap Sehat

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Bank Indonesia melaporkan utang luar negeri Indonesia pada triwulan III 2025, Senin (17/11/2025), mencapai USD 424,4 miliar, menurun dari USD 432,3 miliar pada triwulan sebelumnya. Secara tahunan, ULN mengalami kontraksi 0,6 persen, sementara rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen, menunjukkan stabilitas fiskal tetap terjaga.

Utang pemerintah tumbuh 2,9 persen, lebih lambat akibat penurunan aliran modal asing pada Surat Berharga Negara domestik. Sementara itu, utang swasta turun menjadi USD 191,3 miliar, dipengaruhi kontraksi pada lembaga keuangan dan perusahaan non-keuangan. Sektor utama penyumbang ULN swasta meliputi industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, penyediaan listrik dan gas, serta pertambangan.

BI menegaskan, meskipun terjadi penurunan ULN, struktur utang Indonesia tetap sehat, dengan dominasi utang jangka panjang yang memberikan fleksibilitas dan keberlanjutan fiskal. (Sn)

Scroll to Top