Jakarta|EGINDO.co Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa klaim yang menyebutkan waktu tempuh Jakarta–Bandung bisa dipangkas menjadi 45 menit melalui Jalan Tol Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan tidak tepat. Ia menyatakan bahwa perhitungan tersebut tidak mencerminkan kondisi nyata maupun kajian teknis yang dilakukan pemerintah.
Dody menjelaskan, meskipun keberadaan Japek II Selatan akan memberikan jalur alternatif dan mengurangi beban lalu lintas di Tol Japek eksisting, peningkatan efisiensi perjalanan tidak akan se ekstrem yang diberitakan. Menurutnya, penentuan waktu tempuh harus melalui simulasi dan uji coba setelah seluruh ruas tol tersambung dan siap beroperasi.
Pembangunan Tol Japek II Selatan sepanjang 31,25 kilometer kini telah mencapai 92,23 persen per November 2025. Proyek strategis tersebut terbagi dalam tiga seksi, yakni Jatiasih–Rawa Panjang, Rawa Panjang–Setu, dan Setu–Taman Mekar. Kehadiran ruas ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kemacetan yang kerap terjadi pada jalur timur Jakarta sekaligus memperkuat konektivitas antara Jakarta, Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
Lebih lanjut, Dody menekankan bahwa pemerintah berfokus pada penyelesaian konstruksi sesuai standar keselamatan dan kualitas. Ia meminta publik menunggu hasil pengujian resmi sebelum menyimpulkan dampak nyata terhadap waktu tempuh Jakarta–Bandung. (Sn)