Taipei | EGINDO.co – Taiwan tidak sendirian dan memiliki semakin banyak teman di seluruh dunia, dan akan terus menunjukkan tekadnya kepada dunia, ujar Wakil Presiden Hsiao Bi-khim pada hari Minggu (9 November) setelah kembali dari kunjungan diplomatik bersejarah ke Eropa.
Meskipun para menteri luar negeri Taiwan terkadang mengunjungi Eropa dan belahan dunia lain yang tidak memiliki hubungan formal dengan Taipei, jarang sekali pejabat senior seperti wakil presiden melakukannya, mengingat risiko reaksi keras dari Beijing terhadap negara tuan rumah.
Hsiao berbicara di KTT tahunan Aliansi Antar-Parlemen Tiongkok, yang diadakan di Parlemen Eropa di Brussels.
Hsiao, yang berbicara di bandara sekembalinya ke tanah air, mengatakan bahwa situasi internasional Taiwan sangat sulit, tetapi Taiwan tidak pernah mundur, karena Taiwan seharusnya memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam komunitas internasional.
“Taiwan tidak sendirian. Kami memiliki semakin banyak teman yang sepaham di seluruh dunia yang bersedia berjalan bersama kami,” ujarnya.
“Dan kami akan terus, dengan keyakinan, pragmatisme, dan langkah tegas, untuk menunjukkan kepada dunia tekad, niat baik, dan kekuatan demokrasi Taiwan.”
Tiongkok menolak berbicara dengan Presiden Lai Ching-te dan pemerintahannya, dengan mengatakan bahwa beliau seorang “separatis”.
Misi Tiongkok untuk Uni Eropa mengecam kunjungan Hsiao, dengan mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan campur tangan serius dalam urusan internal Tiongkok, dan sangat merusak rasa saling percaya politik antara Tiongkok dan Uni Eropa.
Tiongkok memandang Taiwan sebagai wilayahnya sendiri dan tidak pernah meninggalkan penggunaan kekuatan untuk “menyatukan kembali” dengan pulau tersebut. Pemerintah Taiwan mengatakan bahwa mereka memiliki hak untuk berinteraksi dengan negara lain dan bahwa Tiongkok tidak memiliki hak untuk mengklaim pulau tersebut atau mendikte tindakan Taipei.
Mantan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen akan mengunjungi Berlin untuk berpidato di sebuah konferensi minggu ini.
Menulis di halaman Facebook-nya pada Sabtu malam sebelum berangkat, Tsai mengatakan bahwa kunjungan Hsiao ke Brussel memiliki “makna yang luar biasa bagi Taiwan”.
“Sebagaimana dinyatakan oleh Presiden Lai Ching-te, Taiwan berdiri sebagai mitra tepercaya di komunitas internasional. Kami akan teguh berdiri bersama Eropa dan mitra-mitra lain yang sepaham.”
Sumber : CNA/SL