Jakarta|EGINDO.co Suasana di SMA Negeri 72 Jakarta mendadak mencekam setelah terjadi ledakan di area masjid sekolah yang berlokasi di Kompleks TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11) sekitar pukul 12.09 WIB, tak lama setelah pelaksanaan salat Jumat.
Berdasarkan keterangan awal dari aparat kepolisian dan saksi di tempat kejadian, ledakan diduga bersumber dari perangkat sound system yang berada di dalam masjid. Dentuman keras tersebut sontak mengagetkan para siswa dan guru yang masih berada di lingkungan sekolah.
Insiden ini menyebabkan sejumlah korban luka. Informasi awal menyebutkan dua korban telah dilarikan ke rumah sakit, namun data terbaru mengungkapkan sedikitnya delapan hingga sepuluh orang mengalami luka-luka, termasuk luka bakar. Para korban, yang sebagian besar merupakan siswa, segera mendapat penanganan medis dan dibawa ke beberapa rumah sakit terdekat, salah satunya Rumah Sakit Islam (RSI) Cempaka Putih.
Pihak kepolisian dari Polsek Kelapa Gading bersama Polres Metro Jakarta Utara telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga kini, petugas masih menyelidiki penyebab pasti ledakan dan memastikan keamanan di sekitar area sekolah.
“Kami sedang melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber ledakan secara pasti. Dugaan sementara berasal dari perangkat sound system di dalam masjid,” ujar salah satu pejabat kepolisian di lokasi kejadian.
Situasi di sekitar SMA Negeri 72 Jakarta kini berangsur kondusif, meski area masjid masih dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (Sn)