PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) Rilis Kinerja per Kuartal III-2025, Bagaimana Hasilnya

PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, Tbk (Sumber dokumentasi Tjiwi Kimia)
PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia, Tbk (Foto: dokumentasi Tjiwi Kimia)

Jakarta | EGINDO.com – PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) merilis kinerja perusahaan untuk periode per Kuartal III-2025. Melansir laporan keuanganya di Bursa Efek Indonesia (BEI), bahwa emiten kertas TKIM pada kinerja per kuartal III-2025 sangat bervariasi.

Kinerja PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) bervariasi setelah laba bersih naik signifikan sementara penjualan turun pada periode Januari-September 2025. Hasil laporan keuanganya di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu emiten kertas Group Asia Pulp and Paper (APP) Sinarmas itu mencatat laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitaas induk sebesar US$ 213,22 juta.

Ternyata capaian tersebut melesat 107,72 persen secara tahunan (YoY) dari yang tercatat per September 2024 sebesar US$ 102,64 juta. Sedangkan penghasilan pos bagian atas laba neto dari entitas asosiasi meningkat dari US$ 98,20 juta menjadi US$ 169,44 juta. Selanjutnya TKIM juga meraup keuntungan selisih kurs bersih senilai US$ 16,21 juta.

Sementara itu padahal pada periode sama tahun sebelumnya, segmen tersebut tercatat masih menjadi beban senilai US$ 15,96 juta. Selain itu, TKIM juga memperoleh kenaikan penghasilan lain-lain dari US$ 568 ribu menjadi US$ 7,78 juta.

Meski demikian, penjualan TKIM pada periode tersebut menurun 2,68 persen YoY ke posisi US$ 738,93 juta dari sebelumnya US$ 759,34 juta. Hal ini disebabkan oleh penjualan pada segmen pihak berelasi, baik lokal maupun ekspor, yang kompak menurun. Kemudian penjualan pihak berelasi lokal tercatat turun dari US$ 357,04 juta menjadi US$ 319,94 juta, sementara ekspor menyusut dari US$ 6,08 juta ke US$ 4,67 juta.

Para analis berpendapat adanya perbedaaan kinerja topline dan bottom line TKIM diperkirakan atau disebabkan oleh turunnya beban pokok dan keuntungan selisih kurs. Disamping itu juga para analis menilai system pengelolaan keuangan TKIM hingga September 2025 dinilai lebih efisien.@

Bs/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top