Manila | EGINDO.co – Gempa berkekuatan 6,0 skala Richter mengguncang lepas pantai Filipina selatan Sabtu malam, menurut Survei Geologi Amerika Serikat.
USGS melaporkan gempa terjadi pada kedalaman 59 kilometer dan sekitar 10 kilometer dari kota Cagwait di provinsi Surigao del Sur.
Tidak ada laporan langsung mengenai korban jiwa akibat gempa tersebut, kata Petugas Pemadam Kebakaran Cagwait, Arnel Besinga, kepada AFP.
“Durasi gempa tidak terlalu lama, hanya sekitar 30 detik, tetapi sangat tiba-tiba dan sangat kuat. Panci kami di stasiun pemadam kebakaran jatuh di dapur kami,” kata Besinga.
Otoritas penyelamat dan pemadam kebakaran sedang melakukan penilaian bersama atas kerusakan yang terjadi.
“Kami belum bisa mengatakan seberapa parah kerusakannya saat ini, jika memang ada, karena hari sudah malam dan di sini gelap,” kata Besinga.
Belum jelas apakah gempa berkekuatan 6,0 skala Richter di Surigao del Sur merupakan gempa susulan dari gempa berkekuatan 6,7 dan 7,4 skala Richter yang melanda Kota Manay di wilayah Mindanao sehari yang lalu, yang menewaskan sedikitnya delapan orang.
Rangkaian gempa ini terjadi hanya beberapa hari setelah gempa berkekuatan 6,9 skala Richter yang menewaskan 75 orang dan melukai lebih dari 1.200 orang di Provinsi Cebu di Filipina tengah, menurut data pemerintah.
Gempa bumi hampir terjadi setiap hari di Filipina, yang terletak di “Cincin Api” Pasifik, sebuah busur aktivitas seismik intens yang membentang dari Jepang hingga Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik.
Gempa berkekuatan 8,0 skala Richter di lepas pantai barat daya Pulau Mindanao pada tahun 1976 memicu tsunami yang menewaskan atau menghilangkan 8.000 orang, bencana alam paling mematikan di Filipina.
Sumber : CNA/SL