Harga Emas Perhiasan Makin Berkilau, 24 Karat di Rajaemas Tembus Rp2,06 Juta per Gram

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Harga emas perhiasan di pasar domestik kembali menanjak pada Rabu, 8 Oktober 2025. Berdasarkan data dari Rajaemas, harga jual emas kadar 24 karat kini mencapai Rp2.060.000 per gram, naik Rp10.000 dari posisi sebelumnya Rp2.050.000 per gram.

Kenaikan ini menandai tren positif harga emas yang terus berlangsung sejak awal bulan, didorong oleh penguatan harga emas dunia dan meningkatnya minat masyarakat terhadap logam mulia. Di sisi lain, harga emas perhiasan di Lakuemas tercatat sebesar Rp1.865.000 per gram untuk kadar 24 karat, sedikit lebih rendah dibandingkan Rajaemas.

Adapun daftar harga emas perhiasan di Rajaemas hari ini untuk berbagai kadar karat, antara lain:

  • K24*: Rp2.060.000 per gram
  • K24: Rp1.950.000 per gram
  • K22: Rp1.591.000 per gram
  • K20: Rp1.447.000 per gram
  • K18: Rp1.303.000 per gram
  • K14: Rp1.013.000 per gram
  • K10: Rp724.000 per gram
  • K6: Rp436.000 per gram

Sementara di SpesialGold, harga buyback emas 24 karat (99,99%) dibanderol Rp2.075.000 per gram. Untuk kadar 22 karat, harga buyback berada di Rp1.609.000 per gram, dan 18 karat dijual kembali Rp1.322.000 per gram.

Kenaikan harga emas di pasar domestik sejalan dengan pergerakan harga global. Mengutip Reuters, harga emas dunia pada perdagangan Selasa malam ditutup menguat di level USD 2.465 per troy ounce, terdorong oleh melemahnya dolar AS serta meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Selain itu, CNBC melaporkan bahwa permintaan emas fisik di kawasan Asia, termasuk Indonesia dan India, meningkat menjelang musim perayaan akhir tahun. Kenaikan permintaan ini turut menjadi faktor pendorong naiknya harga emas perhiasan di dalam negeri.

Dengan tren positif tersebut, para analis memperkirakan harga emas masih berpotensi melanjutkan penguatan, terutama apabila nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah dan inflasi tetap terkendali menjelang kuartal akhir 2025.

Sumber: Bisnis.com/Sn

 

 

Scroll to Top