Harga Sawit Sumut Nyaris Stagnan, Dipengaruhi Tekanan Harga CPO Global

ilustrasi buah sawit
ilustrasi buah sawit

Medan|EGINDO.co Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatra Utara (Sumut) pekan ini menunjukkan pergerakan yang relatif stagnan. Berdasarkan hasil penetapan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Sumut, harga TBS petani mitra hanya meningkat tipis sebesar 1,32 poin menjadi Rp3.653,03 per kilogram, dari posisi pekan lalu Rp3.651,71 per kilogram.

Analis Pasar Disbunak Sumut, Dewiana, menyampaikan bahwa pergerakan harga ini sangat dipengaruhi oleh penurunan harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO). “Harga CPO lokal maupun ekspor saat ini rata-rata Rp14.470,67 per liter. Angka tersebut turun sekitar Rp11 dibanding pekan sebelumnya yang masih di Rp14.482,09,” jelas Dewi, Jumat (3/10/2025).

Selain CPO, harga kernel juga terpantau mengalami pelemahan. Dari pekan lalu Rp13.810,20 per kilogram menjadi Rp13.796,71 per kilogram. “Penurunan harga CPO dan kernel ini berdampak langsung pada harga TBS yang diterima petani,” tambah Dewi.

Dalam penetapan harga, pemerintah daerah merujuk pada data dari PT Perkebunan Nusantara, GAPKI, serta perkembangan harga CPO dan kernel di pasar. Faktor K atau persentase bagi hasil untuk petani juga diperhitungkan, yang pada Oktober 2025 ditetapkan sebesar 93,03%. Rendemen tertinggi terdapat pada tanaman usia 10–20 tahun dengan capaian 22,34%.

Untuk periode 1–7 Oktober 2025, harga TBS sawit di Sumut ditetapkan sebagai berikut:

  • Usia 3 tahun = Rp2.826,91
  • Usia 4 tahun = Rp3.097,30
  • Usia 5 tahun = Rp3.286,24
  • Usia 6 tahun = Rp3.379,53
  • Usia 7 tahun = Rp3.408,18
  • Usia 8 tahun = Rp3.500,97
  • Usia 9 tahun = Rp3.565,53
  • Usia 10–20 tahun = Rp3.653,03
  • Usia 21 tahun = Rp3.646,17
  • Usia 22 tahun = Rp3.599,06
  • Usia 23 tahun = Rp3.564,05
  • Usia 24 tahun = Rp3.448,28
  • Usia 25 tahun = Rp3.344,62

Harga ini berlaku khusus untuk petani mitra Pemprov Sumut. Di wilayah lain, harga dapat berbeda karena dipengaruhi umur tanaman dan rendemen yang dihasilkan.

Sementara itu, tren pelemahan harga TBS juga terjadi di provinsi lain. Di Riau, harga TBS usia 10–20 tahun pekan ini ditetapkan sebesar Rp3.520 per kilogram, sedangkan di Jambi berada di kisaran Rp3.480 per kilogram. Kondisi serupa juga tercatat di Kalimantan Barat, di mana harga TBS rata-rata hanya naik tipis seiring melemahnya harga CPO global.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa pasar sawit domestik masih sangat terikat pada dinamika harga CPO internasional, sehingga petani di berbagai daerah menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas pendapatan di tengah fluktuasi pasar.

Sumber: Bisnis.com/Sn

Scroll to Top