Beijing | EGINDO.co – Presiden Xi Jinping mengatakan kepada mitranya dari Rusia, Vladimir Putin, melalui panggilan telepon pada hari Jumat (8 Agustus) bahwa Tiongkok senang melihat Moskow dan Washington meningkatkan hubungan mereka, demikian dilaporkan media pemerintah.
Putin dan Presiden AS Donald Trump akan mengadakan pembicaraan dalam upaya untuk mengakhiri perang di Ukraina. Kedua belah pihak telah mengonfirmasi bahwa persiapan untuk pertemuan puncak sedang berlangsung dan telah mengisyaratkan bahwa pertemuan tersebut dapat berlangsung minggu depan, meskipun belum ada tanggal atau tempat yang pasti.
Siaran pers pemerintah Tiongkok, CCTV, melaporkan bahwa Xi telah berbicara dengan Putin pada hari Jumat atas permintaan pemimpin Rusia tersebut.
Putin memberi pengarahan kepada Xi tentang “situasi kontak dan komunikasi terkini” antara Amerika Serikat dan Rusia, serta situasi di Ukraina, katanya.
“Tiongkok senang melihat Rusia dan Amerika Serikat mempertahankan kontak, meningkatkan hubungan mereka, dan mendorong penyelesaian politik atas krisis Ukraina,” kantor berita pemerintah Xinhua mengutip pernyataan Xi kepada Putin.
Moskow dan Beijing telah mempererat hubungan mereka sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.
Tiongkok tidak pernah mengecam perang Rusia atau meminta penarikan pasukannya, dan banyak sekutu Ukraina percaya bahwa Beijing telah memberikan dukungan kepada Moskow.
Tiongkok bersikeras sebagai pihak yang netral, secara teratur menyerukan diakhirinya pertempuran, sementara juga menuduh negara-negara Barat memperpanjang konflik dengan mempersenjatai Ukraina.
Dalam panggilan telepon pada hari Jumat, Xi “menunjukkan bahwa isu-isu kompleks tidak memiliki solusi sederhana” dan mengatakan “Tiongkok akan selalu … mendukung perdamaian dan mendorong perundingan”, lapor CCTV.
Putin dijadwalkan mengunjungi Tiongkok dalam sebuah perjalanan yang dimulai pada akhir Agustus.
Ia akan menghadiri pertemuan puncak Organisasi Kerja Sama Shanghai, serta perayaan untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.
Ia juga akan mengadakan pembicaraan dengan Xi.
Tiongkok telah disebutkan dalam laporan media sebagai kemungkinan tempat pertemuan puncak Putin-Trump, dengan spekulasi bahwa Trump dapat bergabung dengan Putin di sana pada awal September. Kremlin tidak mengesampingkan kemungkinan pertemuan semacam itu.
Sumber : CNA/SL