Antrean Panjang di Perbatasan Malaysia Akibat Autogate Rusak Parah

Autogate Rusak Parah
Autogate Rusak Parah

Singapura | EGINDO.co – Antrean panjang terjadi di pos pemeriksaan imigrasi utama di Malaysia pada hari Sabtu (19 Juli) setelah dilaporkan mengalami kerusakan sistem autogate terburuk di negara itu sejak Jumat siang.

The Star melaporkan bahwa puluhan ribu warga negara asing terdampak, melibatkan lebih dari 200 autogate di seluruh negeri. Namun, pemegang paspor Malaysia dapat menggunakan autogate tanpa masalah.

Terminal 1 dan 2 Bandara Internasional Kuala Lumpur, serta kompleks Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina Bangunan Sultan Iskandar (BSI) Johor dan Kantor Pusat Administrasi Imigrasi Sultan Abu Bakar (KSAB) termasuk di antara titik masuk yang terdampak.

Para pelancong membagikan foto antrean panjang di kedua pos pemeriksaan darat tersebut kepada Singapura. Seorang pengguna Facebook, Sarena Yong, mengatakan sistem autogate telah tidak berfungsi bagi pemegang paspor asing sejak Jumat malam.

Badan Pengawasan dan Perlindungan Perbatasan Malaysia mengumumkan pada hari Sabtu bahwa semua konter manual telah diaktifkan dan personel tambahan dikerahkan untuk mengelola arus pengunjung dan mengendalikan antrean seefisien mungkin, lapor New Straits Times.

Badan tersebut menambahkan bahwa mereka bekerja sama dengan departemen imigrasi untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dan menemukan solusi secepat mungkin.

Menurut New Straits Times, investigasi awal menunjukkan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh kegagalan integrasi data, yang memperlambat proses verifikasi silang dalam sistem MyIMMS.

Menurut pernyataan yang diunggah oleh badan keamanan dan pengawasan perbatasan BSI di Facebook, layanan gerbang otomatis di kedua aula penumpang di BSI terdampak.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan kesabaran serta kerja sama Anda sangat kami hargai,” kata mereka, seraya menambahkan bahwa tim mereka sedang berupaya untuk menyelesaikan masalah ini.

Mengutip seorang pejabat keamanan, The Star melaporkan bahwa penyebab kegagalan tersebut belum diketahui dan investigasi sedang berlangsung untuk mencari kemungkinan adanya unsur sabotase atau peretasan.

“Akhir pekan adalah periode sibuk dan petugas imigrasi telah diperintahkan untuk membuka semua jalur untuk memproses paspor secara manual,” kata pejabat tersebut kepada The Star.

Personel Korps Sukarelawan Rakyat Malaysia juga telah dikerahkan untuk mengatur arus masuk pengunjung di dua pos pemeriksaan darat dengan Singapura. Petugas imigrasi juga telah membuka jalur kontra di kedua halte bus.

Halaman Facebook resmi BSI pada Jumat sore mengumumkan penghentian layanan autogate di pos pemeriksaan tersebut.

Sejak 1 Juni tahun lalu, pengunjung dari 63 negara dan wilayah telah dapat menggunakan fasilitas autogate Malaysia untuk proses imigrasi. Mereka termasuk wisatawan dari Singapura, Jepang, dan Australia.

Saat ini terdapat 1.568 mesin pemindai paspor otomatis di pos pemeriksaan Malaysia, menurut Malay Mail.

Ratusan wisatawan terlantar selama beberapa jam Desember lalu setelah sistem pemindaian autogate dan kode QR di BSI mengalami malfungsi.

Gangguan tersebut, yang terjadi pada 8 Desember, merupakan akibat dari sakelar inti jaringan yang rusak, The Star melaporkan.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top