IHSG Berpotensi Melemah di Awal Pekan

Suasana di Main Hall Bursa Efek Indonesia dimana terdapat papan elektronik berisi informasi pergerakan indeks harga saham
Suasana di Main Hall Bursa Efek Indonesia dimana terdapat papan elektronik berisi informasi pergerakan indeks harga saham

Jakarta|EGINDO.co  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih mengalami tekanan pada awal pekan ini setelah pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup melemah 1,98 persen.

Pelemahan IHSG turut didorong oleh aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai Rp1,44 triliun. Saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing di antaranya BBCA, PTRO, BMRI, BBNI, dan BBRI.

Menurut Chief of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dengan kisaran level support di 6.340-6.470 dan level resistance di 6.550-6.600.

Pelemahan IHSG terjadi di tengah tren positif bursa global. Bursa saham Amerika Serikat (AS) menguat tajam pada akhir pekan, ditopang oleh kenaikan saham teknologi. Dow Jones Industrial Average naik 1,65 persen, S&P 500 menguat 2,13 persen, dan Nasdaq Composite melonjak 2,61 persen. Saham Nvidia tercatat naik lebih dari 5 persen, sementara Tesla menguat hampir 4 persen. Saham Meta Platforms, Amazon, dan Apple juga mengalami kenaikan signifikan.

Baca Juga :  Rupiah Berpotensi Menguat di Awal Pekan, Dipengaruhi Sentimen Pasar

Meski demikian, data ekonomi terbaru menunjukkan melemahnya kepercayaan konsumen di AS akibat ketidakpastian kebijakan tarif. Di kawasan Asia-Pasifik, pasar saham bergerak variatif. Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,52 persen, Nikkei 225 Jepang menguat 0,72 persen, dan Topix bertambah 0,65 persen. Sementara itu, Kospi Korea Selatan melemah 0,28 persen, sedangkan Hang Seng Hong Kong dan Shanghai Composite masing-masing naik 2,12 persen dan 1,81 persen.

Selain itu, kebijakan tarif yang akan diterapkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 2 April 2025 turut menjadi perhatian pasar. Trump menegaskan tidak akan mengubah keputusannya terkait kebijakan tarif tersebut.

Sumber: rri.co.id/Sn

Bagikan :
Scroll to Top