Rupiah Menguat 129 Poin ke Rp16.035 per Dolar AS

rupiah
Rupiah terhadap dolar AS

Jakarta|EGINDO.co Nilai tukar rupiah menguat signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sebesar 0,80 persen atau 129 poin, mencapai posisi Rp16.035 per dolar AS. Penguatan ini didorong oleh beberapa faktor utama.

Pertama, faktor domestik termasuk indikator ekonomi Indonesia yang positif dan cadangan devisa yang meningkat menjadi USD145,4 miliar pada akhir Juli 2024, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar USD140,2 miliar.

Kedua, faktor eksternal meliputi peningkatan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS. Data menunjukkan adanya kenaikan dalam tingkat pengangguran di AS, yang memicu pasar untuk memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin pada bulan September 2024, bukan 25 basis poin seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Ketiga, situasi geopolitik yang mereda, termasuk tidak terjadinya serangan balasan dari Iran dan Lebanon ke Israel, juga berkontribusi terhadap penguatan rupiah. Sementara itu, intelijen AS masih memperkirakan kemungkinan serangan tersebut namun tidak dapat memastikan waktunya.

Keempat, perkembangan politik di AS menunjukkan bahwa Partai Demokrat memberikan dukungan penuh kepada Kamala Harris untuk pemilihan presiden mendatang, dengan jajak pendapat menunjukkan kompetisi ketat antara Harris dan kandidat Partai Republik.

Dengan kondisi-kondisi tersebut, analis Ibrahim Assuaibi memprediksi bahwa rupiah berpotensi mencapai level Rp15.500 per dolar AS menjelang akhir tahun 2024.

Sumber: rri.co.id/Sn

Scroll to Top