Jakarta | EGINDO.co – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) alami peningkatan signifikan dimana harga jual pulp sebagai bahan baku kertas semakin baik. Adanya pemulihan bertahap secara triwulanan bagi INKP. Segmen pulp dan kertas budaya alami peningkatan dan juga segmen tisu mengalami kenaikan.
Mengutip dari tim riset Sinarmas Sekuritas yang melihat kinerja INKP pada kuartal pertama berkat keuntungan valuta asing (valas) dimana INKP mencatatkan laba bersih sebesar US$131 juta pada kuartal I-2024, turun sebesar 2% year on year (YoY) namun meningkat sebesar 44% quarter on quarter (QoQ). Dari sisi top line, pendapatan INKP turun 24% YoY karena rendahnya volume penjualan dan harga jual rata-rata (ASP), masing-masing sebesar 10% YoY dan 15% YoY. Tetapi secara triwulanan, pendapatan INKP meningkat sebesar 2% QoQ didorong oleh ASP yang lebih tinggi sebesar 5% QoQ, sehingga mengimbangi turunnya volume penjualan sebesar 4% QoQ.
Kemudian dari segi profitabilitas, ketika margin laba kotor atawa gross profit margin (GPM) dan margin laba usaha atawa operating profit margin (OPM) mengalami kontraksi, Margin Bersih (NPM) berhasil meningkat sebesar 360 bps pada kuartal I-2024. Hasil ini didukung oleh keuntungan dari nilai tukar mata uang asing sebesar US$40 juta dibandingkan kerugian sebesar US$58 juta di kuartal pertama 2023. Seperti pada pendapatan segmen pulp dan kertas budaya turun 26% YoY, tetapi meningkat 1% QoQ. Pendapatan segmen kertas dan tisu industri juga menurun sekitar 18% YoY tetapi naik 3% QoQ. Sementara harga jual (ASP) meningkat sebesar 5% QoQ, sehingga memperluas GPM untuk setiap segmen.
Segmen pulp dan kertas budaya mengalami peningkatan margin laba kotor sebesar 230 bps. Sedangkan industri kertas dan segmen tisu mengalami kenaikan margin laba kotor 270 bps. Dari sisi produksi keseluruhan tetap stabil sebesar 1% per tahun dan triwulanan pada kuartal I-2024 sedangkan segmen produk menunjukkan pertumbuhan beragam, dengan produksi segmen kertas budaya dan kertas tisu meningkat masing-masing sebesar 8% YoY dan 6% YoY. Namun, produksi di segmen pulp mengalami sedikit penurunan sebesar 2% YoY.
Menurut Sinarmas Sekuritas optimistis INKP dengan kinerja operasional dan harga jual pulp masih mengalami kenaikan dengan rata-rata US$ 881 per ton selama bulan April dan Mei, dibandingkan US$ 827 per ton di kuartal I-2024. Namun, menjadi perhatian adalah INKP memperluas produksi kertas industrinya sebesar 3,9 juta ton per tahun melalui fasilitasnya di pabrik Karawang. Sementara itu bila dari pihak perusahaan, progres pabrik baru itu per April 2024, sudah sejalan dengan target untuk operasi bisa dimulai pada semester pertama 2025.@
Bs/timEGINDO.co