Belanda Janjikan Jet Tempur F16 Ke Ukraina Tanpa Penundaan

Jet Tempur F-16
Jet Tempur F-16

Kyiv | EGINDO.co – Belanda akan mulai mengirim pesawat tempur F-16 ke Ukraina “tanpa penundaan,” kata Menteri Luar Negeri Caspar Veldkamp saat berkunjung ke Kyiv pada akhir pekan.

Ukraina berharap jet canggih buatan AS itu akan membantunya meraih keunggulan udara atas Rusia dan melindungi pasukan serta kota-kotanya dengan lebih baik dari pemboman harian oleh pasukan Moskow.

Dalam lawatan internasional pertamanya sejak menjadi menteri luar negeri minggu lalu, Veldkamp mengatakan Belanda siap mengirim jet-jet itu setelah lisensi ekspor yang diperlukan diberikan minggu lalu.

“Sekarang setelah kami mendapat izin untuk F-16 pertama, mereka akan dikirim tanpa penundaan,” kata Veldkamp Sabtu dalam konferensi pers di ibu kota Ukraina.

Rincian perjalanan itu dirahasiakan hingga Minggu demi alasan keamanan.

Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut atau menyebutkan tanggal pasti kapan F-16 pertama dari 24 yang dijanjikan akan tiba di Ukraina.

Veldkamp adalah bagian dari koalisi penguasa baru di mana Partai Kebebasan (PVV) sayap kanan Geert Wilders adalah partai terbesar.

Dilantik minggu lalu setelah berbulan-bulan berunding, pemerintah baru – dan juga Wilders sendiri – telah menegaskan kembali dukungan Belanda kepada Ukraina.

Kyiv telah meminta F-16 sejak tak lama setelah Rusia menginvasi pada Februari 2022.

Pilot dan kru Ukraina telah menjalani pelatihan selama berbulan-bulan pada jet canggih tersebut di negara-negara NATO untuk mempersiapkan kedatangannya.

Beberapa negara NATO telah berjanji untuk mengirim jet buatan AS – yang disebut-sebut karena presisi, kecepatan, dan jangkauannya.

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan dalam sebuah wawancara dengan AFP pada bulan Mei bahwa Kyiv membutuhkan sekitar 130 untuk mengamankan paritas udara dengan Rusia.

Namun negara-negara Barat telah menjanjikan kurang dari 100.

Rusia mengatakan pasukannya akan menargetkan perangkat keras militer Barat, termasuk F-16, yang dikirim ke Kyiv.

Minggu lalu militernya mengklaim telah menyerang tiga pangkalan udara Ukraina dalam beberapa hari, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan Kyiv untuk melindungi lapangan udaranya menjelang kedatangan F-16.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top