Ottawa | EGINDO.co – Intersepsi pesawat militer Kanada oleh jet tempur Tiongkok di perairan internasional pada Senin (16 Oktober) tidak dapat diterima, berbahaya dan sembrono, kata Menteri Pertahanan Bill Blair.
Dia berbicara setelah Global News Kanada mengatakan sebuah jet Tiongkok datang dalam jarak lima meter dari pesawat pengintai Kanada yang ikut serta dalam operasi PBB untuk menegakkan sanksi terhadap Korea Utara.
Insiden itu terjadi di perairan internasional di lepas pantai Tiongkok, kata Global, yang memiliki awak di pesawat tersebut. Blair mengatakan bahwa meskipun angkatan udara Tiongkok secara teratur berinteraksi dengan pesawat-pesawat dalam misi PBB, insiden pada hari Senin telah menempatkan pesawat Kanada dalam risiko yang signifikan.
“Saya sangat prihatin dengan cara yang tidak profesional dalam melakukan hal ini,” kata Blair.
“Itu benar-benar berbahaya dan sembrono. Dan perilaku seperti itu tidak pernah dapat diterima dan kami akan menyampaikan hal itu kepada Republik Rakyat Tiongkok dengan cara yang paling tepat,” lanjutnya, namun tidak memberikan rincian.
Kedutaan Besar Tiongkok di Ottawa tidak menanggapi permintaan komentar mengenai laporan Global News.
Pada bulan Juni 2022, militer Kanada menuduh pesawat tempur Tiongkok mengganggu pesawat patrolinya saat mereka memantau penghindaran sanksi oleh Korea Utara, terkadang memaksa pesawat Kanada untuk mengalihkan jalur penerbangan mereka.
Pada bulan Mei, Pentagon mengatakan sebuah jet tempur Tiongkok melakukan manuver “agresif yang tidak perlu” di dekat pesawat militer AS di atas Laut Cina Selatan di wilayah udara internasional. Pertemuan tersebut terjadi setelah apa yang Washington sebut sebagai tren baru-baru ini mengenai perilaku yang semakin berbahaya yang dilakukan oleh pesawat militer Tiongkok.
Sumber : CNA/SL