Minyak Naik, Pasar Menantikan Data Ekonomi Utama China

Harga Minyak Turun
Harga Minyak Turun

New York | EGINDO.co – Harga minyak naik tipis pada hari Kamis, pulih dari penurunan hari sebelumnya di tengah kekhawatiran mengenai kenaikan suku bunga AS di masa depan, dengan pasar saat ini melihat data ekonomi utama China untuk indikasi permintaan.

Minyak mentah berjangka Brent naik 21 sen, atau 0,3 persen, menjadi $73,41 per barel pada pukul 00.00 WIB. Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), berada di $68,50 per barel, naik 23 sen, atau 0,4 persen.

Kedua patokan tersebut turun 1,5 persen pada hari Rabu setelah Federal Reserve AS memproyeksikan lebih banyak kenaikan suku bunga tahun ini, memicu kekhawatiran tingkat suku bunga yang lebih tinggi akan memperlambat ekonomi dan menurunkan permintaan minyak.

Suku bunga yang lebih tinggi juga memperkuat dollar, membuat komoditas yang didenominasi dalam mata uang AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Dolar AS naik 0,5 persen terhadap sekeranjang mata uang pada awal perdagangan hari Kamis.

Perhatian pada hari Kamis beralih ke China, importir minyak terbesar di dunia, yang akan mengumumkan data ekonomi utama bulan Mei, termasuk penjualan ritel dan produksi industri. Para investor mencari tanda-tanda perbaikan dalam pemulihan ekonomi negara ini atau stimulus lebih lanjut dari Beijing.

Menambah kegelisahan pasar mengenai melemahnya permintaan bahan bakar, Bank Sentral Eropa (ECB) hampir pasti akan menaikkan biaya pinjaman ke level tertinggi dalam 22 tahun terakhir pada hari Kamis dan membuka peluang untuk kenaikan suku bunga.

Bank of England juga belum selesai dengan kenaikan suku bunga karena sedang berjuang melawan inflasi, demikian hasil jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom.

Dalam tanda bearish lain pada permintaan minyak, stok minyak mentah AS naik sekitar 8 juta barel dalam pekan yang berakhir 9 Juni, menurut data dari Energy Information Administration. Para analis memperkirakan penurunan sebesar 500.000 barel.

Stok bensin dan diesel juga naik lebih dari yang diperkirakan.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top