Peretas Pro-Rusia Tingkatkan Serangan Terhadap Target Swiss

Jaringan Pertahanan Jepang diretas
Jaringan Pertahanan Jepang diretas

Geneva | EGINDO.co – Pihak berwenang Swiss mengatakan pada hari Selasa (13/6) bahwa kelompok peretas pro-Rusia telah mengintensifkan serangan sibernya terhadap negara tersebut, dengan para peretas mengklaim telah mengambil alih beberapa situs web utama termasuk situs web Bandara Jenewa.

Situs-situs utama pemerintah Swiss, termasuk situs parlemen dan administrasi federal, telah terkena serangan denial-of-service (DDoS) terdistribusi dalam beberapa hari terakhir yang diklaim oleh kelompok NoName.

Dalam sebuah pernyataan kepada Reuters pada hari Selasa, National Cyber Security Centre (NCSC) Swiss menggambarkan intensitas serangan DDoS sebagai “sangat tinggi” dan memperingatkan beberapa situs web pemerintah mungkin tidak dapat diakses.

Serangan ini terjadi ketika parlemen Swiss mempersiapkan pidato video oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang dijadwalkan pada hari Kamis.

“Layanan parlemen melakukan segala daya untuk memastikan bahwa siaran langsung pada hari Kamis dapat berjalan dengan lancar,” kata NCSC.

Kelompok NoName mengatakan bahwa mereka telah melakukan serangan terhadap situs web parlemen minggu lalu sebagai tanggapan atas adopsi paket sanksi Uni Eropa lainnya terhadap Moskow.

Pada hari Selasa, kelompok ini juga menyerang situs-situs lain termasuk situs web Bandara Jenewa, pusat bagi para diplomat dan pejabat yang melakukan perjalanan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Situs web Bandara Internasional Jenewa tidak tahan terhadap serangan kami,” tulis kelompok tersebut di layanan pesan Telegram, dengan mengunggah gambar beruang yang memamerkan cakarnya.

Pihak bandara tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top