Singapura | EGINDO.co – Pengguna WhatsApp di Singapura dapat membayar beberapa bisnis lokal melalui fitur baru dalam chat mulai hari Selasa (9 Mei).
Fitur pembayaran ini, yang akan memungkinkan pelanggan dan bisnis untuk membeli dan menjual secara langsung di WhatsApp, diluncurkan ke beberapa bisnis yang berbasis di Singapura, demikian disampaikan platform perpesanan tersebut dalam siaran persnya.
Ditambahkan bahwa fitur ini akan “tersedia untuk lebih banyak lagi dalam beberapa bulan mendatang”.
Menurut situs web WhatsApp, opsi pembayaran ini sudah tersedia di Brasil dan India.
Fitur ini diluncurkan di Brasil pada bulan Juni 2020, menandai pertama kalinya platform pembayaran yang digunakan di Facebook diintegrasikan ke dalam WhatsApp. Platform perpesanan ini dimiliki oleh Meta.
Opsi untuk mengaktifkan pembayaran di WhatsApp di Singapura tersedia untuk bisnis lokal yang menggunakan WhatsApp Business Platform, katanya.
Bisnis lokal seperti butik gaya hidup Tye Tye, toko kue Baker’s 13, dan toko daging nabati Love Handle sudah bergabung.
Bisnis lokal lainnya yang tertarik untuk menawarkan fitur ini kepada pelanggan mereka dapat bekerja sama dengan penyedia solusi bisnis WhatsApp, tambahnya.
Platform ini didukung oleh penyedia layanan pembayaran Stripe, dan akan memungkinkan penduduk Singapura yang memiliki nomor WhatsApp yang terdaftar secara lokal untuk membayar menggunakan kartu kredit Visa, MasterCard dan American Express, kartu debit, atau PayNow.
Menanggapi pertanyaan dari CNA, WhatsApp mengatakan bahwa pelanggan yang telah melakukan pembayaran akan diperlihatkan layar konfirmasi yang menyatakan “Terima kasih atas pembayaran Anda”. Mereka juga dapat memeriksa status transaksi mereka melalui halaman “detail pesanan” di dalam aplikasi.
Tidak ada batasan berapa banyak yang dapat dibayar seseorang dalam satu transaksi, dengan WhatsApp menambahkan bahwa mereka tidak membebankan biaya apa pun.
Layanan perpesanan ini mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan mitra pembayaran tepercaya untuk melindungi para penggunanya dan para mitranya diwajibkan untuk mematuhi standar keamanan data industri kartu pembayaran.
Mitra juga harus menyediakan deteksi penipuan dan mendukung praktik keamanan standar industri seperti enkripsi dan tokenisasi untuk melindungi data kartu.
“Selain itu, kebijakan WhatsApp kami mengharuskan nama dan identitas yang sah untuk memverifikasi kelayakan untuk menggunakan pembayaran di WhatsApp,” katanya, seraya menambahkan bahwa informasi pelanggan juga langsung masuk ke mitra pembayaran dan tidak diproses atau dilihat oleh WhatsApp.
Sumber : CNA/SL