Arus Lebaran, Sibolangit-Medan Ditempuh 6 Jam Perjalanan

sampai empat baris memanjang
Macet, sampai empat baris memanjang

Medan | EGINDO.co – Arus Lebaran, perjalanan dari Sibolangit Kabupaten Deliserdang menuju kota Medan Propinsi Sumatera Utara (Sumut) harus ditempuh selama 6 Jam perjalanan yang berjarak 38 kilometer dari Medan.

Tidak seperti biasanya perjalanan Sibolangit ke Medan bisa ditempuh satu jam perperjalanan dan paling lama satu jam tiga puluh menit. Berbeda ketika liburan Lebaran jalur tersebut ditempuh selama 6 jam perjalanan.

Hal itu dikatakan para pengendara yang melintasi jalur Sibolangit Medan PP. “Luar biasa bang macetnya, dari Sibolangit sampai ke Medan selama enam jam, kami berada di Sibolangit jam 17.00 Wib dan baru sampai di Medan pukul 23.15 Wib, sangat menyiksa,” kata Anwar (34) kepada EGINDO.co yang bersama keluarga berlebaran di Kabanjahe, Tanah Karo Sumatera Utara.

Baca Juga :  Menkeu Sri Mulyani Lobi IMF Beri Dukungan Untuk Asean

Hal yang sama diakui Ramlan Sihotang yang melintasi jalur Medan ke Tanah Karo terkena macet berjam-jam pada hari ketiga liburan lebaran. Berangkat dari Medan pukul 12.00 Wib baru sampai di Sibolangit pukul 16.00 Wib yang mana Ramlan mengeluh dan memposting keluh kesahnya di media sosial.

Sementara itu menurut warga yang terjebak macet akibat bertambahnya volume kenderaan yang melintasi jalur Medan – Berastagi. Ditanya penyebab macet, warga yang terjebak macet mengakui kurangnya pengaturan dan penindakan tegas dari Polisi dan Dishub dimana kata Antony Tarigan yang setiap hari melintasi jalur Medan – Berastagi harusnya Polisi dan Dishub mengantisipasi lonjakan jumlah kenderaan roda empat dan roda dua.

Baca Juga :  Korea Utara Menembakkan 2 Rudal Dalam Pengujian Terbaru

Kata Tarigan, harusnya pengendara nakal langsung dilakukan Tindakan langsung (Tilang) sehingga tidak terjadi kemacetan total. Banyak kenderaan yang mengambil jalur sehingga berlapis tiga dan empat. “Kalau tertib, tidak berlapir, cukup dua jalur saja maka tidak terjadi kemacetan, kenderaan ramai tetapi lancar, tidak berhenti total,” kata Anthony Tarigan.

Banyak pengendara kecewa terhadap pengamanan yang kurang tegas terhadap pengendara yang nakal. Sering terjadi pertengkara sesama pengendara yang sesuka hatinya memotong jalur yang sedang macet, masuk kanan dan terjadilah penumpukan kenderaan yang akhirnya tidak bisa bergerak.

Sedangkan Sulaiman (45) satu pengendara yang melintasi jalur itu menceritakan perjalanannya dari Sidikalang Kabupaten Dairi lancar lancar saja meskipun jumlah kendaraan banyak akan tetapi masih tertib ketika perjalanan dari Sidikalang sampai di Sibolangit Kabupaten Deliserdang terjebak macet dan harus memakan waktu enam jam perjalanan yang hanya 35 kilometer menuju kota Medan.

Baca Juga :  Menkes; Pemerintah Perkuat Tiga Strategi Pandemi Covid-19

Sulaiman mengatakan bila kendaraan dari Berastagi ke Medan hanya satu baris saja dipastikan tidak macet meskipun jarak tempuh yang biasanya dari Sibolangit ke Medan satu jam, bisa menjadi dua jam, tidak masalah akan tetapi yang terjadi sampai enam jam.@

Bs/timEGINDO.co

Bagikan :
Scroll to Top