Washington | EGINDO.co – Dana Moneter Internasional (IMF) pada hari Selasa (21/3) mengatakan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan dengan pihak berwenang Ukraina mengenai paket pinjaman senilai sekitar US$15,6 miliar, untuk mendukung pemulihan ekonomi negara yang dilanda konflik tersebut.
Negara Eropa tersebut telah terkunci dalam perang mematikan dengan pasukan Rusia sejak mereka menginvasi negara itu pada Februari tahun lalu.
“Selain korban kemanusiaan yang mengerikan, invasi Rusia ke Ukraina terus memberikan dampak buruk pada perekonomian,” kata kepala misi IMF Ukraina Gavin Gray, menurut pernyataan tersebut.
Rencana empat tahun, yang tunduk pada persetujuan dari dewan IMF, akan mendukung “pemulihan ekonomi bertahap yang sedang berlangsung di Ukraina, sambil mendorong pertumbuhan jangka panjang dalam konteks rekonstruksi pasca-perang”, dan jalan negara tersebut menuju aksesi Uni Eropa, kata pernyataan itu.
Aktivitas ekonomi Ukraina mengalami kontraksi sebesar 30% tahun lalu, sementara angka kemiskinan meningkat dan sebagian besar stok modal hancur, kata Gray.
IMF memprediksi ekonomi Ukraina akan perlahan-lahan pulih dalam beberapa kuartal mendatang, “seiring dengan pulihnya aktivitas dari kerusakan parah pada infrastruktur penting,” akibat perang, tambahnya.
Namun, “tantangan makroekonomi akut tetap ada karena skala guncangan dan perluasan defisit fiskal,” katanya.
Dewan diperkirakan akan mempertimbangkan bailout dalam beberapa minggu mendatang, menurut IMF.
Sumber : CNA/SL