Begini Cara Sinar Mas Land Mengatasi Tingginya Emisi Karbon

mobil listrik tanpa sopir
Mobil listrik tanpa sopir

Jakarta | EGINDO.co – Cara Sinar Mas Land mengatasi tingginya Emisi Karbon. Meningkatnya jumlah emisi karbon menjadi salah satu pemicu terjadinya perubahan iklim di dunia. Perubahan iklim menjadi ancaman besar bagi kehidupan manusia dan pembangunan global. Oleh sebab itu, saat ini pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mengurangi emisi karbon dengan mengembangkan produksi kendaraan listrik yang ramah lingkungan.

Sejalan dengan upaya pemerintah dalam menuju Net Zero Emission pada tahun 2060, Sinar Mas Land dengan visi sustainability-nya resmi luncurkan dua bus listrik, yakni Autonomous Electric Vehicles (AV) dan BSD Link Electric Bus.

Otonom Navya Arma atau mobil listrik tanpa sopir merupakan hasil kerjasama Sinar Mas Land dengan Mitsubishi Corporation serta Navya, pabrikan bus asal Perancis. Transportasi cerdas bertenaga listrik ini diproyeksikan akan menjadi kendaraan masa depan karena telah digunakan di berbagai negara maju.

Baca Juga :  Vietnam Mulai Cabut Pembatasan Covid-19 Di Ho Chi Minh City

Kendaraan berukuran 4,7 meter, lebar 2,1 meter, dan tinggi 2,6 meter ini dapat diisi oleh penumpang sebanyak 15 orang. Mobil akan berhenti di dua titik lokasi, yakni QBig BSD dan BSD Green Office Park dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB. Kendaraan listrik otonom itu gratis tanpa dipungut biaya akan tetapi harus melakukan pendaftaran dan mengisi survei melalui aplikasi OneSmile.

Selain Autonomous Electric Vehicles, Sinar Mas Land juga menghadirkan bsd Link Electric Bus. Adapun Bus listrik itu merupakan hasil kolaborasi antara Sinar Mas Land dengan PT Eka Sari Lorena Transport Tbk.

Pengoperasian bus listrik menjadi salah satu komitmen Sinar Mas Land dalam mewujudkan kota pintar berenergi hijau yang menerapkan aspek teknologi di setiap pembangunannya.

Baca Juga :  Sandiaga Tak Ingin Gegabah BukaPintu Wisatawan Mancanegara

Bus listrik yang dapat menempuh perjalanan sejauh 180km dengan kecepatan maksimal hingga 50km/jam ini memiliki kapasitas 17 seat dan 13 hand grip, sehingga dapat membawa 30 penumpang. Selain itu, BSD Link Electric Bus juga dilengkapi dengan fasilitas seperti CCTV, Face Recognition Temperature, dan USB Port. Bus listrik ini dapat kamu naiki secara gratis dari pukul 07.00 hingga 19.35 WIB.

Dengan menaiki BSD Link Electric Bus, dapat berpergian dengan melewati 6 rute pemberhentian, mulai dari Terminal Intermoda – ICE – Qbig – Ara Rasa – The Breeze 1 – Digital Hub – Terminal Intermoda hanya dalam waktu satu jam.

Kemudahan akses transportasi yang saat ini telah dihadirkan oleh Sinar Mas Land tentunya dapat mempermudah mobilitas masyarakat di kawasan BSD City. Perkembangan ekosistem kendaraan listrik ini juga menjadi wujud komitmen Sinar Mas Land dalam mengatasi permasalahan tingginya emisi karbon dan kemacetan, khususnya di wilayah Tangerang.@

Baca Juga :  FS Tetap Dipecat Dari Polri,Permohonan Bandingnya Ditolak

Rel/sc/fd/timEGINDO.co

Bagikan :
Scroll to Top