Jakarta | EGINDO.co – Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-24 Sosial Marga Tionghoa Momen Persatuan Bangsa Indonesia. Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menggelar Perayaan Hari Ulang Tahun ke-24, di Restaurant SunCity LTC, Jakarta Barat, Rabu (28/9/2022) kemarin.
Ketua Umum PSMTI Wilianto Tanta, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kehadiran tokoh-tokoh nasional pada acara perayaan Hari Ulang Tahun PMSTI ke-24. “Mari kita bersama-sama untuk terus mengembangkan inovasi-inovasi berkualitas serta berkomponen guna pengembangan PSMTI secara menyeluruh. Ini tugas kita bersama, membangun dan memperkokoh PSMTI dan mendukung program pemerintah agar Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat menuju Indonesia Maju dan Jaya,” katanya.
Menurutnya, PSMTI senantiasa berkontribusi dalam menjaga persatuan dan kerukunan bangsa Indonesia. PSMTI merupakan organisasi kemasyarakatan suku Tionghoa Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia tingkat nasional yang berdiri sejak 28 September 1998, yang telah tersebar di 31 Provinsi serta 300 kota/kabupaten se-Indonesia.
PSMTI bersifat sosial, budaya dan kemasyarakatan sebagai wadah komunikasi, interaksi, penyerap dan penyalur aspirasi suku Tionghoa di Indonesia dengan lembaga negara, instansi pemerintah, organisasi dan komponen masyarakat lain.
Hadir pada HUT PSMTI itu Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, Ketua Dewan Pembina PSMTI Murdaya Poo, beserta beberapa anggota DPR RI Prof Hendrawan Supratikno, Sudin SE, Ichsan Soelistio, Daniel Johan, dan Bambang Patijaya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menekankan agar masyarakat Indonesia jangan lagi berbicara tentang mayoritas dan minoritas. “Tidak ada lagi itu minoritas mayoritas, saya selalu lantang membicarakan ini, kita adalah bangsa yang besar, bangsa yang bersatu padu tidak ada istilah pribumi dan non pribumi. Karena kita adalah bangsa Indonesia,” kata Moeldoko.
Selanjutnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan harapannya agar PSMTI terus menjadi bagian masyarakat yang berawal dari gerakan sosial. “Kita penting sekali untuk menjaga kesenjangan yang sekarang terjadi karena Covid-19 dan geopolitik dunia, kita harus hadir membantu rakyat kita, dan tadi saya tawarkan bagaimana kita berkesinambungan angtara BUMN dan PSMTI ketika kita bergerak turun untuk membantu masyarakat yang kesulitan,” kata Menteri Erick.
Ketua Dewan Pembina PSMTI Murdaya Poo menegaskan bahwa tanah air kita adalah Indonesia. “Saya harap supaya diantara anggota kita selalu rukun dan bersatu, juga selalu dapat merangkul organisasi-organisasi marga Tionghoa lainnya untuk mewujudkan Indonesia Maju Adil dan sejahtera,” kata Murdaya Poo menegaskan.@
Rel/fd/timEGINDO.co