9 Orang Tewas Saat Panggung Kampanye Runtuh Di Meksiko

Panggung Kampanya Runtuh
Panggung Kampanya Runtuh

Mexico City | EGINDO.co – Sedikitnya sembilan orang, termasuk seorang anak, tewas setelah hembusan angin kencang menyebabkan sebuah panggung di Meksiko utara runtuh saat kampanye pada Rabu (22 Mei), kata pihak berwenang.

Setidaknya 50 orang lainnya terluka dalam kecelakaan itu, beberapa di antaranya serius, menurut Gubernur Nuevo Leon Samuel Garcia.

Rekaman media lokal mengenai kecelakaan tersebut menunjukkan suasana kacau ketika para penonton melarikan diri dari panggung yang terjatuh sementara lampu dan layar raksasa menabrak area tempat calon presiden lama Jorge Alvarez Maynez dan anggota partainya Gerakan Warga berdiri.

“Saya menyesal melaporkan bahwa sejauh ini jumlah orang yang tewas dalam kecelakaan itu berjumlah delapan orang dewasa dan satu anak di bawah umur,” tulis Gubernur Garcia di platform media sosial X.

Baca Juga :  Aturan Baru Memacu Para Migran Cari Jalur Legal Ke AS

Berbicara kepada pers dari lokasi kecelakaan di kota San Pedro Garza Garcia, dia menggambarkannya sebagai “tragedi”.

Maynez yang lolos tanpa cedera serius mengatakan, panggung tersebut roboh akibat hembusan angin kencang.

“Saya baik-baik saja dan sedang berkomunikasi dengan pihak berwenang” mengenai apa yang terjadi, tulis pria berusia 38 tahun itu di X, menambahkan bahwa prioritasnya adalah merawat para korban.

Tim medis terlihat memindahkan jenazah ke dalam mobil van ketika tentara menjelajahi lapangan yang dipenuhi puing-puing dan poster kampanye berserakan di tanah.

Acara tersebut merupakan penutupan kampanye Gerakan Warga calon walikota San Pedro Garza Garcia, Lorenia Canavati.

Calon senator dan anggota parlemen dari partai juga ikut serta.

Maynez, yang telah menunda acara kampanye mendatang, mengatakan bahwa dia akan tetap berada di lokasi kejadian sampai orang terakhir yang terluka dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga :  Taiwan Berencana Kontribusi Dana Global Memerangi Pandemi

Beberapa anggota timnya sedang dirawat di rumah sakit, katanya, tanpa menyebutkan secara spesifik cedera mereka.

“Panik Murni”

Jose Juan, yang hadir pada rapat umum tersebut, menceritakan bagaimana struktur tersebut runtuh yang menimpa para kandidat dan pendukungnya.

“Penyakit itu mengenai kepala saya dan saya pingsan. Sisanya murni histeria, murni panik,” katanya kepada stasiun televisi Televisa.

Badan meteorologi Meksiko sebelumnya telah memperingatkan akan terjadinya hujan lebat, hembusan angin dengan kecepatan hingga 70 km per jam, dan kemungkinan tornado di Nuevo Leon dan negara bagian utara lainnya.

Gubernur Garcia mengimbau masyarakat untuk menghindari keluar rumah karena badai tersebut.

Dalam postingan di media sosial, Presiden Andres Manuel Lopez Obrador menyampaikan simpatinya kepada anggota keluarga dan teman para korban.

Baca Juga :  Runtuhnya Kereta Bawah Tanah Mexico City Akibat Las Buruk

Dua calon presiden lainnya juga menyatakan solidaritasnya terhadap mereka yang terkena dampak.

Calon terdepan Claudia Sheinbaum mengatakan bahwa dia membatalkan unjuk rasa yang direncanakan pada hari Kamis di Monterrey, untuk menyatakan “solidaritas dengan keluarga dan teman-teman para korban.”

Kandidat presiden dari oposisi utama, Xochitl Galvez, menyampaikan “belasungkawa dan doa” kepada keluarga korban tewas dan “mendoakan kesembuhan cepat bagi semua yang terluka.”

Pada tanggal 2 Juni, masyarakat Meksiko akan memilih presiden baru serta anggota Kongres, beberapa gubernur negara bagian, dan pejabat lokal.

Menurut jajak pendapat, Maynez tertinggal dari Sheinbaum dan Galvez, tertinggal jauh di urutan ketiga menjelang pemungutan suara.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :