6 Tewas, 14 Luka-Luka Dalam Ledakan Gas Mongolia

Ledakan Gas di Mongolia
Ledakan Gas di Mongolia

Ulaanbaatar | EGINDO.co – Enam orang tewas dan 14 luka-luka dalam ledakan gas yang disebabkan oleh kecelakaan kendaraan di ibu kota Mongolia pada Rabu (24 Januari), kata pihak berwenang.

Sebuah kendaraan yang membawa 60 ton gas alam cair (LNG) bertabrakan dengan sebuah mobil dan meledak pada Rabu pagi, kata Badan Manajemen Darurat Nasional Mongolia (NEMA) di situsnya.

“Berdasarkan hasil awal, tiga orang tewas dalam kebakaran itu,” kata NEMA di situsnya, seraya menambahkan tiga petugas pemadam kebakaran juga tewas sementara 14 orang telah dikirim untuk perawatan medis.

Sepuluh di antaranya dirawat karena luka bakar, satu anak dirawat karena keracunan, dan tiga bayi lainnya dirawat.

Baca Juga :  6 Tewas Dalam Tabrakan Di Pertunjukan Texas PD II Airshow

Tim penyelamat telah dikirim ke lokasi kejadian dan api telah padam, tambahnya.

Gambar yang dibagikan oleh NEMA menunjukkan layanan darurat di lokasi kebakaran, dengan api besar melalap jalan.

Gambar-gambar tersebut menunjukkan dua kendaraan yang terbakar dan kerusakan parah di jalan, serta jendela-jendela sekolah di dekatnya pecah.

Seorang jurnalis AFP di tempat kejadian melihat sisa-sisa truk, hanya tersisa sedikit logam yang terpelintir.

Penghuni blok apartemen di dekatnya untuk sementara direlokasi, kata NEMA, seraya menambahkan bahwa jalan-jalan di sekitar area tersebut ditutup karena pihak berwenang berupaya membersihkan puing-puing.

Duta Besar AS untuk Mongolia Richard Buangan mengatakan dia “sangat sedih mengetahui kecelakaan tragis itu”.

Baca Juga :  Kemenkeu: RI Penggerak Penanggulangan Iklim Berbasis Pasar

“Saya ingin menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan kolega anggota staf NEMA yang kehilangan nyawa dalam peristiwa yang menghancurkan ini,” katanya dalam sebuah postingan di platform media sosial X.

Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk Mongolia, Axelle Nicaise, juga mengatakan dia “terkejut dan terpukul” dengan kecelakaan tersebut.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :