29 Maret 2026 Mendatang akan Dicanangkan Sebagai Hari Filateli Indonesia

Mahpudi Sukirman berfoto bersama Pengurus PD Filateli Sumatera Utara di sekretariat PD PFI Sumatera Utara
Mahpudi Sukirman berfoto bersama Pengurus PD Filateli Sumatera Utara di sekretariat PD PFI Sumatera Utara

Medan | EGINDO.com – Pada 29 Maret 2026 mendatang akan dicanangkan sebagai Hari Filateli Indonesia yang mana pencanangannya akan dilakukan di kota Yogyakarta. Hal itu dikatakan Sekretaris umum (Sekum) Pimpinan Pusat (PP) Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PFI) Mahpudi Sukirman ketika melakukan kunjungan ke sekretariat Pengurus Daerah (PD) Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PFI) Sumatera Utara pada Sabtu (7/3/2026) di Jalan Pos nomor 1 Medan Provinsi Sumatera Utara (Sumut)

Mahpudi Sukirman mengatakan pencanangan Hari Filateli Indonesia di Yogyakarta itu akan diikuti oleh kota-kota lain di Indonesia dimana para penggemar prangko atau filateli dan para pengurus filateli daerah yang ada di Indonesia akan melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan prangko.

Dijelaskannya Pimpinan Pusat (PP) Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PFI) mendorong agar para penggemar prangko atau para filatelis dan para pengurus PFI di daerah dapat melaksanakan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan prangko dan benda-benda pos lainnya serta bekerjasama dengan pemerintah setempat dan PT Pos Indonesia.

Sekretaris umum (Sekum) PFI Pusat Mahpudi Sukirman menilai kegemaran mengoleksi benda-benda pos seperti prangko sering dilakukan oleh beberapa orang. Hal itu yang disebut filateli. Aktivitas filateli tersebut dicanangkan pada 29 Maret disebut dengan Hari Peringatan Filateli Indonesia.

Kunjungan Sekum PFI Pusat Mahpudi Sukirman ke sekretariat PFI Sumatera Utara di Medan diterima Ketua PD Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PFI) Sumatera Utara Drs. Syahniman M.Si bersama Sekretaris PFI Sumatera Utara Agus Kirnanda, SE, M.Si dan Bidang Litbang/Humas Ir. Fadmin Malau serta Bendahara Dra. Euis Juniwati Carkadi dan Lawren.

Sementara itu mengutip dari buku “Mengenal Filateli di Indonesia” (2002) karya Richard Susilo, peringatan Hari Filateli Indonesia berawal dari berdirinya perkumpulan penggemar benda-benda filateli (prangko) pada tanggal 29 Maret 1922 di Batavia yang bernama VPNI (Vereniging van Postzegelverzamelaar in Nederlands Indie).

Kemudian saat Indonesia merdeka perkumpulan VPNI mengalami kekosongan pada bagian pengurus dan kegiatan-kegiatannya karena kebanyakan dipegang oleh pihak Belanda. Setelah setahun perkumpulan kembali berjalan dan pada tahun 1947 berubah nama menjadi AVPI (Algemene Vereniging voor Philatelisten in Indonesie), seiring waktu nama perkumpulan kembali diubah menjadi Perkumpulan Umum Philatelis di Indonesia (PUPI), lalu diubah lagi menjadi Perkumpulan Philatelis Indonesia (tanpa singkatan).

Selanjutnya pada tahun 1988 barulah dilakukan Kongres Perkumpulan Philatelis Indonesia di Bandar lampung yang sekaligus mengubah nama Perkumpulan Philatelis Indonesia menjadi Perkumpulan Filatelis Indonesia, dan boleh disingkat menjadi PFI sampai sekarang.@

Fd/timEGINDO.com

Scroll to Top